Seorang agen terkadang harus sering menguntit, atau mengikuti, orang dari dekat untuk mendapatkan informasi. Seorang agen akan mengetahui kebiasaan orang tersebut dengan menguntit. Meskipun terkadang menguntit dianggap sebagai hal yang sepele, tetapi akhirnya menghasilkan informasi yang berharga. Cobalah kegiatan berikut untuk menguji kemampuanmu dalam menguntit seseorang.

 

Bahan-bahan:

–         Buku catatan

–         Pulpen atau pensil

–         Arloji

 

Cara kerja:

  1. kumpulkan beberapa orang teman kalian dan mintalah bantuan mereka. Beritahu mereka bahwa dalam waktu tertentu minggu depan, kalian akan menguntit salah satu dari mereka sebagai bagian dari percobaanmu. (Memberitahu mereka mungkin akan membuat kalian menjadi sedikit agak kesulitan namun, tidak akan membuatmu malu) PERHATIAN: Menguntit seseorang itu sebaiknya di tempat yang aman (yang ramai). Jangan pernah berkeliaran seorang diri!
  2. Pilihlah hari dan satu orang untuk diikuti selama 1 jam. Gunakan buku catatanmu untuk mencatat kegiatan orang itu dan orang-orang yang bertemu dengannya. Catatlah waktu untuk setiap catatanmu.
  3. Jika telah selesai, periksalah kembali catatanmu.

 

Kegiatan yang Lebih Mengasyikkan:

Para agen jarang mengikuti target sendirian. Mereka biasanya bekerja dalam tim untuk menghindari kecurigaan target. Biasanya agen kedua, ketiga, ataupun keempat akan bergantian menguntit setelah agen sebelumnya berhenti menguntit. Cobalah bentuk tim untuk menguntit salah satu teman kalian.

 

Penjelasan:

Menguntit orang tanpa diketahui sangatlah sulit. Jika orang yang sedang diikuti terus-menerus orang yang sama, terlebih orang lain, maka tampak sangat mencurigakan. Otak orang itu akan memberi tanda bahwa sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi. Ia akan menjadi semakin waspada dan mencoba untuk memastikan apakah ia benar-benar sedang diikuti. Inilah alasan mengapa agen bekerja dalam tim untuk mengikuti seseorang.

Agen rahasia dapat menggunakan informasi yang dikumpulkan dari menguntit untuk menyusun hipotesis atau teori tentang orang itu, sama seperti ilmuwan yang menggunakan informasi untuk menyusun hipotesis sebuah percobaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s