Agen rahasia harus memiliki cara berteknologi tinggi untuk mengumpulkan informasi tentang seseorang. Tetapi, mereka juga sering mendapat informasi berharga dari sampah. Cobalah kegiatan berikut untuk mengetahui bagaimana informasi dapat diperoleh dari sampah.

 

Bahan-bahan:

–         sarung tangan karet

–         beberapa lembar Koran

–         tempat sampah yang berisi sampah

–         pensil

–         selembar kertas

 

PERHATIAN: Jangan menggunakan tempat sampah yang berisi makanan basi!

 

Cara kerja:

  1. Pakailah sarung tangan dan bentangkan koran di atas lantai.
  2. Keluarkan sampah dari tempat sampah dan letakkan di atas koran.
  3. Pisahkan sampah menjadi tumpukan benda-benda yang sejenis. Sebagai contoh, kalian mungkin dapat memperoleh setumpuk kertas dan surat, setumpuk wadah (seperti kaleng soda atau cangkir Styrofoam), dan setumpuk aneka barang.
  4. Tulislah benda-benda dari setiap tumpukan. Disamping setiap benda, catatlah informasi yang memberitahumu tentang orang yang menggunakan tempat sampah itu. Contohnya, cangkir kopi Styrofoam dari kafe mungkin menunjukkan bahwa mungkin orang tersebut mengunjungi kafe dan suka minum kafe. Alamat pengirim pada amplop yang dialamtkan kepada seseorang menunjukkan bahwa orang itu mengenal si pengirim.

 

Kegiatan yang Lebih mengasyikan:

Cobalah ambil sampah dari tempat sampah beberapa kamar orang yang berbeda dengan izin. Dapatkah kalian mencocokkan sampah dengan pemiliknya?

 

Penjelasan:

Percaya atau tidak, mengorek sampah adalah cara kerja yang dilakukan oleh agen intelijen dan polisi. Benda-benda yang dibuang oleh seseorang sering dapat memberikan petunjuk penting tentang orang itu. Petunjuk-petunjuk ini dapat menjadi dasar dari sebuah hipotesis (tebakan atau teori terpelajar) yang dapat diuji dengan penyelidikan lebih lanjut.

 

Sepenggal Kisah:

Mikhail Gorin adalah orang Rusia yang bekerja di Amerika Serikat pada tahun 1938. Pekerjaannya adalah merencanakan tur di Amerika bagi turis Rusia. Tetapi, sampah yang ditemukan dalam sakunya mengungkapkan bahwa dia adalah seorang mata-mata. Gorin telah mengirim bajunya ke laundry untuk dicuci. Seorang pekerja laundry memeriksa saku baju Gorin sebelum dicuci dan menemukan uang kertas 50 dolar. Pekerja laundry itu akan menelphone Gorin dan memberitahukan tentang uang tersebut, ketika ia menemukan beberapa lembar kertas kusut yang lain. Lembaran-lembaran itu berisi catatan tentang mata-mata Jepang di Pesisir Barat. Pekerja laundry itu kemudian menelephone Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation atau FBI) dan pada akhirnya, Gorinpun ditahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s